Kamis, 11 Oktober 2012

PROYEK KONSTRUKSI

Lingkup pekerjaan proyek konstruksi secara umum dibagi menjadi 4 jenis :
 
Proyek perumahan/pemukiman / residential Construction
adalah merupakan proyek pembangunan perumahan pemukiman didasarkan pada tahapan pembangunan yang secara serempak dengan penyediaan prasarana penunjang. Jenis proyek ini sangat memerlukan
perencanaan yang matang untuk infra struktur yang ada dalam lingkungan pemukiman tersebut seperti jaringan jalan, air bersih, listrik dan fasilitas lainnya.

Konstruksi bangunan gedung / building construction
adalah tipe proyek konstruksi yang paling banyak dilakukan. Tipe konstruksi ini menekankan pada pertimbangan konstruksi dan teknologi praktis, dan pertimbangan pada peraturan bangunan setempat

Konstruksi Teknik Sipil / heavy engineering construction
adalah suatu proses penambahan infrastruktur pada suatu lingkungan terbangun (built environment). Pemilik proyek (owner) biasanya pemerintah baik pada tingkat nasional atau daerah. Pada proyek ini elemen desain, finansial dan pertimbangan hukum tetap menjadi pertimbangan penting, walaupun proyek ini lebih bersifat non-profit dan mengutamakan pelayanan masyarakat (public services). Beberapa proyek konstruksi
yang termasuk pada jenis proyek ini antara lain proyek pembangkit listrik, jalan raya, jalan kereta api.

Konstruksi Bangunan Industri / industrial construction
adalah bagian yang relatif kecil dari industri konstruksi, namun merupakan suatu komponen yang penting. Pemilik proyek (owner) biasanya merupakan suatu perusahaan atau industri besar, seperti perusahaan minyak, farmasi, kimia dan industri lain. Proses yang dilakukan dalam industri ini membutuhkan keahlian khusus di bidang perencanaan, desain dan konstruksi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar